Dua Orang Tewas akibat Ledakan Pasar Cimanggis, Kerusakan Ruko Jadi Sorotan

AKURAT BANTEN – Ledakan keras mengguncang kawasan pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Rabu (14/10/2026) malam. Dentuman yang terdengar begitu kuat itu membuat warga terkejut. Tak lama kemudian, sejumlah bangunan dilaporkan porak-poranda dan korban berjatuhan.
Tragedi tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan 11 orang lainnya mengalami luka-luka. Sementara itu, sejumlah rumah toko (ruko) mengalami kerusakan parah, mulai dari kaca yang pecah, plafon dan genteng yang runtuh, hingga dinding bangunan yang hancur.
Dampak ledakan masih terlihat jelas di lokasi kejadian. Garis polisi terpasang di sekitar bangunan terdampak, sedangkan petugas berjaga untuk mencegah warga melintasi area yang dinilai belum aman.
Peristiwa ini pun menyisakan sejumlah pertanyaan. Apa yang sebenarnya terjadi di balik ledakan tersebut? Mengapa kerusakan bangunan begitu parah hingga menelan korban jiwa?
Hingga Kamis pagi, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di Pasar Cimanggis.
Kesaksian Warga: Suara Ledakan Keras hingga Tanah Terasa Bergetar
Besarnya ledakan masih membekas dalam ingatan warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Seorang warga bernama Ade mengaku mendengar satu kali dentuman keras. Suaranya begitu mengagetkan hingga ia merasakan getaran di sekitarnya.
Ledakannya sekali, tapi besar. Duar! Langsung getar tanahnya.
Kesaksian tersebut menggambarkan betapa kuatnya suara ledakan yang mengguncang kawasan pertokoan itu.
Setelah mendengar dentuman, Ade berlari menuju sumber suara. Namun, pemandangan yang ditemuinya justru membuatnya terkejut. Bangunan ruko terlihat porak-poranda, sementara dua pria tergeletak di depan bangunan dalam kondisi bersimbah darah.
Warga kemudian berupaya mencari tahu apa yang terjadi. Informasi mengenai dugaan ledakan tabung gas pun beredar di sekitar lokasi. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kejadian.
Keterangan saksi menjadi salah satu bagian penting yang dapat membantu penyidik menyusun kronologi peristiwa.
Kerusakan Ruko Jadi Sorotan, Kaca Pecah hingga Dinding Hancur
Sehari setelah kejadian, dampak ledakan masih terlihat di kawasan Pasar Cimanggis.
Pantauan di lokasi pada Kamis (15/10/2026) menunjukkan lebih dari empat unit ruko mengalami kerusakan. Kaca-kaca pecah, plafon dan genteng runtuh, sementara sebagian dinding bangunan hancur.
Kerusakan juga terlihat pada kanopi di bagian depan ruko yang ambruk. Sejumlah pendingin udara atau AC tampak menggantung di bagian luar bangunan, memperlihatkan kondisi bangunan yang belum kembali aman.
Tidak hanya bangunan, beberapa sepeda motor di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan. Bahkan, terdapat kendaraan yang terlihat terbakar akibat peristiwa tersebut.
Keterangan aparat menyebut kerusakan menjangkau sekitar tiga hingga empat blok ruko bertingkat dua. Luasnya dampak tersebut membuat polisi harus mengamankan area agar masyarakat tidak mendekati bangunan yang mengalami kerusakan berat.
Kondisi ini menjadi perhatian karena kerusakan pada struktur bangunan berpotensi membahayakan orang yang berada terlalu dekat dengan lokasi.
Petugas perlu memastikan keamanan bangunan sebelum area tersebut dapat kembali digunakan secara normal.
Baca Juga: Harry Kane Menggila di Liga Champions! Tembus 10 Besar, Rekor Messi dan Ronaldo Mulai Dibidik
Dua Orang Meninggal Dunia, Sebelas Korban Luka Dievakuasi
Di balik kerusakan fisik yang terlihat, jatuhnya korban jiwa menjadi bagian paling memilukan dari tragedi ini.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa berdasarkan data awal, dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka.
Para korban luka dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni RS Sari Asih Ciputat, RS Fatmawati, dan RSUD Tangerang Selatan.
Sebagian korban diketahui merupakan pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian. Aparat masih melakukan pendataan dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut terkait para korban.
Proses evakuasi menjadi prioritas setelah ledakan terjadi. Petugas gabungan juga mengamankan area terdampak untuk membantu kelancaran penanganan serta mencegah masyarakat memasuki lokasi berbahaya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ledakan di kawasan pertokoan bukan hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pekerja dan warga yang berada di sekitarnya.
Baca Juga: Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
Polisi Pastikan Bukan Bom, Temuan Tabung Gas Didalami
Di tengah perhatian publik terhadap kerusakan ruko, penyebab ledakan menjadi salah satu pertanyaan utama yang menunggu jawaban.
Brigjen Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa ledakan tersebut bukan berasal dari bom. Namun, ia menyatakan bahwa pemicu kejadian masih didalami oleh kepolisian.
Dalam pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah tabung gas, termasuk tabung etilen berkapasitas 52 kilogram.
Gas etilen dikenal digunakan dalam proses pematangan buah. Temuan ini menjadi salah satu petunjuk yang perlu ditelusuri, terlebih terdapat informasi bahwa bangunan yang mengalami ledakan berkaitan dengan aktivitas penyimpanan buah.
Meski demikian, keberadaan tabung gas di lokasi belum otomatis membuktikan bahwa tabung tersebut menjadi penyebab ledakan. Penyidik masih perlu menguji berbagai bukti dan mencocokkannya dengan keterangan saksi.
“Bukan bom” tidak berarti penyebab ledakan sudah terungkap. Kepastian mengenai sumber ledakan tetap menunggu hasil pemeriksaan teknis dan penyelidikan resmi.
Puslabfor Lakukan Pemeriksaan Lanjutan
Untuk mengungkap penyebab kejadian, polisi melakukan pengamanan lokasi dan menyiapkan pemeriksaan lanjutan bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Metro Jaya serta jajaran kepolisian setempat.
Area terdampak disterilkan dan dipasangi garis polisi. Langkah ini dilakukan agar proses pengumpulan bukti berjalan dengan baik serta masyarakat tidak memasuki kawasan yang masih berisiko.
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperoleh informasi mengenai situasi sebelum dan sesudah ledakan.
Pemeriksaan lanjutan diharapkan dapat membantu menjawab sejumlah pertanyaan penting, termasuk sumber ledakan, kemungkinan pemicunya, dan faktor yang menyebabkan kerusakan meluas ke sejumlah ruko.
Hasil penyelidikan juga diperlukan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, termasuk memastikan keamanan bangunan yang terdampak (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies, Ganjar, dan Mahfud Bakal Masuk Istana? Wacana Pemakzulan Gibran Ikut Jadi Sorotan
- 2Denny Indrayana Soroti Sikap Megawati soal Gibran, PDIP Bakal Bergerak atau Pilih Diam?
- 3Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 4Mahfud MD Jelaskan Beda Pemakzulan dan Pidana dalam Kasus Gibran, Ini Tahapan Hukumnya!
- 5Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 6Terkenal Vokal, Ini Strategi Baru Abah Saiful Milah Usai Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
- 7Keluarga Tersangka Korupsi BOP Gugat Kejari Kabupaten Tangerang Lewat Praperadilan
- 8Ahmad Doli Tantang Hasyim Asy’ari Buka-bukaan! Polemik Pasal Gibran Merembet ke Jabatan Komisaris BUMN, 'Hadiah dari Siapa?'
- 9Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 10Michael Carrick di Ujung Tekanan Usai MU Tumbang 0-2, Legenda Inggris Ingatkan Bahaya Pecat Pelatih Lagi!




